Posts

Showing posts with the label poem

TERUSKAN SAJA SEMAUMU HINGGA USAI

Teruskan saja Sakiti saja Aku tak apa Karena aku sudah tak kau anggap siapa   Kau tak lagi sama Semua hal tak lagi bermakna Sesalku pun kembali mendera Kau sedang menjaga hati lainnya   Aku bukan tak tahu Hanya saja aku belum mau kita usai Namun semakin lama kau semakin semu Dan ... aku antara pasrah atau membiarkan hati berderai Teruskan Saja Semaumu Hingga Usai

KITA DALAM KATA USAI

Jam dinding itu terjatuh Sesaat sebelum aku bersin Kaca dan semua angka dalam bingkai jam menjadi tak utuh Namun, jam jatuh bukan karena itu, ada seribu satu mungkin   Sesaat sebelumnya, gempa mengguncang bumi Lagi dan lagi, gempa susulan terjadi Bisa jadi karena itulah penyebabnya Namun, bingkai foto di sebelanya, tak sama   Suara dering telpon kembali berdering Namun, kubiarkan saja, dan aku masih bergeming Aku hanya saja tak mau merunut ke belakang Bukan mauku, namun mungkin bukan maumu juga   Tak perlu ada kata sesal Aku dan kamu sudah kembali asing Tak perlu juga memutar waktu Ini hanyalah perkara hasrat dalam suatu pilihan   Dan aku kalah dan pilihan tersebut   Aku dan kamu bukan lagi kita Aku dan kamu sudah dalam kata usai  

Kayu Menjadi Debu

Image
sumber: freepik.com Bisakah sebongkah kayu menjadi debu? Ya, sangat bisa ... Kau hanya butuh api. Kemudian membakarnya. Hingga menjadi abu. Sebagai pelengkap, silakan kau undang angin untuk membawanya terbang jauh.

Bait Kasih

Image
Kasih, sore ini kau hadir dengan jinggamu yang menghangatkan, namun tak membakar. Tak cukupkah kau hanya datang dengan membawa cinta dan kasih? Mengapa kau juga meletakkan rindu di bagian bawah bawaanmu itu? Mengapa? Kasih, kau begitu egois ... dengan parasmu yang menawan ... kau bius aku bak hipnoterapi ... yang kemudian, selanjutnya membuat aku bergantung padamu ... tak bisa tanpamu. Kasih kau jahat. Kau tega. Beri aku sedikit ruang dan waktu dengan atau tanpa kau ...

MEMBUNUH RINDU

Image
Kau tahu rasa ini! Bahkan mungkin kau sangat tahu! Tapi mengapa kita begitu naif, begitu angkuh? Jangan kira hanya kau saja yang merasakan. Aku pun begitu. Aku pernah menanyakan padamu, 'apakah memBUNUH rindu termasuk salah satu tindak pidana?' Kau hanya menjawab sekenanya: 'aku bukan ahli hukum...' begitu kau jawab. Kau harusnya mengerti, kita tidak sedang benar-benar berbicara tentang hukum pidana. Kita sedang membicarakan perasaan. Rasa... Kau masih mempunyai rasa kan? Begitupun aku... Kita naif. Ketika aku dan kau sedang gusar, terlalu sensitif, selalu menanyakan hal yang tidak penting, cemburu yang meng-gila-i, berarti kita sedang me-rindu. Kau tahu rindu kan? Rindu telah bersahabat dengan cinta. Mereka telah lama menjalinnya. Mungkin ketika dunia ini mulai diciptakan. Harusnya kita tahu dan mengerti itu sejak awal bertemu! Namun, mengapa perihal ini seolah tak pernah habis-habisnya? Jangan sampai rindu ini menguap, lalu terbang dibawa angin. Syukur-...

(Siapa) Cerita Cinta?

Image
Mengapa cerita cinta selalu nikmat untuk disantap? Apakah karena cerita cinta tak mengenal waktu dan zaman? Apakah memang cerita cinta adalah cerita yang abadi? Atau cerita cinta adalah cerita sejuta umat? Namun, mengapa terkadang aku malah bosan dengan cerita cinta? Apakah karena aku sudah tak mengenalnya lagi???

Caramu (Tak) Menatapku

Image
Sumber: freepik.com Masih teringat jelas bagaimana kau memperlakukanku pun caramu yang tak pernah menatapku lekat nan dalam tapi sendu. Kau tak berani menatapku ... alasanmu karena kau malu. Tak terbiasa. Namun, yang aku tangkap adalah kau menyimpan sejuta rahasia yang tak ingin kutahu. Tatapmu tulus tapi sayangnya bercampur-campur, abu-abu. Tatap matamu tak bernyawa, lusuh, namun tak bisu. Walau kau coba meramu sejuta asa yang berpeluh rindu dan kau tiupkan ke dahiku, aku tahu itu palsu. Sepalsu tatapan matamu yang tak menatapku. Kini, aku coba melangkah menjauhimu. Mencoba ikhlas membiarkan cinta tulus hijrah kepada tempat yang seharusnya berlabuh. Bukan kau. Ya, bukan kau tempat cintaku berlabuh dan beradu kasih nan merindu. Semoga hijrah cinta ini kelak kan bertemu dengan yang benar-benar menatapku, beradu, dan menjamuku dengan debur kasih yang tak semu. Tidak sesemu tatapanmu padaku. *inspired by a film

Aku Akan Coba Menyiapkan Diri Untuk Kembali Terluka

Image
Freepik.com Takada yang salah atas semua pertemuan ini Takada yang salah dengan rasa sayang telah terjadi Takada yang salah untuk semua cerita singkat yang pernah terukir Takada yang salah karena kita pernah menjalin kasih bersama walau kadang getir

Sakit Se-sakitnya, Bodoh Se-bodohnya

Image
Mengetahuimu adalah permulaan yang menyakitkan Mengenalmu adalah awal dari kehancuranku Mendalamimu adalah kesalahan terbesar bagiku Memasrahkan hati ini adalah dosa yang sangat disesalkan Entah pelampiasan atau apapun itu harusnya tak dibenarkan Bukan kali pertama yang aku rasa tapi telah berulang kali Betapa bodohnya aku tak kunjung belajar Kembali aku terjatuh, tersungkur, dan sulit untuk bangun Kembali kini aku kembali mencoba bangkit dari semua Tak mudah rasanya. Goblok! Puas kaubuat aku seperti keledai yang teramat bodoh di dunia ini Puas kaubuat aku menjadi manusia yang hampir setengah gila karenamu Ingin rasanya mengahapus semua memori ini tentangmu, tapi teramat sulit Mengingatmu adalah hal yang paling menyakitkan bagiku sekarang Memang semua butuh proses dan memakan waktu Tapi aku takingin proses itu terlalu lama. Cukup menyakitkan untuk mengingatnya lagi Cukup! Aku rasa cukup Tak ada satu kata lagi pun yang cocok untuk mengga...

Malam Itu Memang Terlanjur Gelap

Image
www.freepik.com Ketika itu, entah kapan, Sepertinya malaikat kematian telah hinggap disisinya Membangun rumah, kemudian mulai bersarang Hingga ke dalam, hingga ke akar

Apakah kau kenal dengan perpisahan?

Image
Apakah kau kenal dengan perpisahan? Sumber: http://quotesndnotes.tumblr.com/post/155945215766/sometimes-it-feels-better-not-to-talk-at-all Perpisahan tak lain dan tak bukan berasal dari kata PISAH Apakah kau tahu, hal yang paling menyakitkan dari perpisahan? Mengingat kembali kejadian-kejadian yang dialami bersama, baik itu kejadian manis ataupun pahit.

Bukan Itu, Tapi Kita

Image
Bukan kata cinta yang membuat kita bersatu Bukan kata gombal yang membuat kita bersama Bukan kata sayang yang membuat kita bergeming Bukan juga alunan nyanyian angin yang membuat kita berjanji Tapi ijab dan kabul yang menyatukan kita menjadi keluarga.

Alhamdulillah Sah

Image
Telah ditemukan tulang rusuk yang sempat hilang! Dahulu kala, terciptalah seorang manusia bernama Adam. Ia adalah lelaki pertama yang diciptakan Allah swt. sebagai makhluk sempurna yang pernah ada: manusia. Adam temangu di surga sepi sendiri tak ada yang menemani Hingga suatu hari dia pergi Menghadap sang ilahi Dia meminta seorang kekasih hati untuk menemaninya setiap hari diambillah tulang rusuk Adam tanpa menggunakan belati lalu dari tulang rusuk itu terciptalah Hawa sebagai seorang Istri Kisah Adam dan Hawa adalah romantisme pertama yang ada di Bumi. dan akan dikenang hingga akhir nanti

Besok Lebaran Idul Fitri?

Image
24 Juni 2017 Sedari siang tadi HP ini tak henti berdering Nada khas dari sang aplikasi BBM, LINE, Whats Up ataupun Calling Tapi tangan ini sepertinya malas, bergeming Tuts-tuts alphabet screen seakan kotor, kering Apakah esok hari raya? Ah, sepertinya tidak, tak ada bau-baunya Jalanan sepi, sepertinya semua makhluk sedang hijrah ke sana Wah, Kota Sebiduk Semare ini sepertinya kehilangan nafas aroma hari raya Walaupun demikian, ucapan Idul Fitri tetap saja meluncur masuk ke handphoneku sepertinya begitu juga dengan handphone yang lain, jaringan operator telpon mulai sibuk

Lailatul Qadar Datang Menghampiriku

Image
Malam itu berjalan tegap menghampiriku Hembusan nafasnya tak terasa dingin pun panas Wajahnya bersinar terang karena sering berwudhu Seketika datang dengan tentram, mendelik tanpa bias Aku temangu, menggigil yang tak ber-arti Sepertinya Ia tak datang sendirian Bersama malaikat, tepat dibelakang, berdiri Bulan yang masih bersungut malu tetap berada di tepian

Demi Fajar, dan Setiap Malam Kunanti

Image
Demi Fajar , dan malam yang sepuluh Demi rindu yang terbungkus rapi disetiap terbitnya mentari Demi Fajar dingin yang kadang memelukku dan melepasku penuh peluh Demi-Mu ya Allah yang memberiku nikmat, dan membangunkan-ku dari mati

Kumaknai Kata Sendiri

Image
108.      Perjalanan itu adalah pelajaran hidup. Semakin banyak kita berjalan, semakin jauh kaki melangkah, akan banyak pula pelajaran yang di dapat. Berjalan seorang diri memang akan membuat-mu merasa sendiri, tak ada teman atau apapun yang bisa kau andalkan. Semua bertumpu padamu.

Sendu Pilu

Image
Geramku dibuatnya sesaat kini Apa yang sempat kau gores Telah termaktub dan membekas sangat Kau tahu kaca pecah tak kan bisa sama seperti semula Pun goresan yang sempat tergaris lirih Harapmu palsu menipu aku

Aku Pilih Bahagia Bersamamu

Image
Purnama rangkul aku dalam terangmu sepi diam malam ini membuat hati semakin syahdu bukan berarti hati ini sedih nan sendu tapi direlung hati penuh merindu

Setengah Matahari Terbungkus, dan Hilang

Image
Sepersekian menit malam mendelik dan merekahkan kesedihan dibungkusnya setengah Matahari tadi dengan kresek abu sambil menutup mata jumawa Bulan yang benar-benar tak mendapat cahaya dari Matahari gemintang pun redup tak bernyawa, terbang dengan sayap-sayap patah