Resensi buku Psikologi Perjalanan karya Benny Arnas Oleh Juli Yandika Judul : Psikologi Perjalanan: Perjalanan, Kejutan, dan Kesadaran Baru Penulis : Benny Arnas Penerbit : Baca (PT Bentara Aksara Cahaya) Cetakan : I, Mei 2026 Tebal : 328 halaman ISBN : 978-623-8371-65-5 Barangkali tidak banyak buku perjalanan yang justru berbicara tentang luka. Sebagian besar buku sejenis biasanya menghadirkan pemandangan, pengalaman, dan kisah-kisah yang menyenangkan. Psikologi Perjalanan karya Benny Arnas memilih arah yang lain. Buku ini memperlihatkan bahwa setiap wilayah menyimpan luka sejarahnya sendiri, dan manusia yang tinggal di dalamnya tidak pernah benar-benar selesai berdamai dengan masa lalu. Di tangan Benny, perjalanan tidak menjadi kegiatan mencari kebahagiaan, melainkan usaha memahami bagaimana manusia hidup bersama ingatan yang tidak selalu menyenangkan. Jika Karakoram di Pakistan menghadirkan perjumpaan dengan maut dan ketakutan, Zagreb justru membaw...
‘Air beriak tanda tak dalam’ sepertinya pepatah itu benar adanya. Kali ini bukan air beriak yang akan dibahas, tapi air yang super duper tenang. Kebalikannya ni, jika air beriak berarti tanda tak dalam maka air tenang bisa diartikan tempat air tersebut mempunyai kedalaman yang lumayan. Salah satu contohnya adalah danau yang akan kita bahas kali ini: Danau Gegas. Danau Gegas merupakan danau yang terletak di Simpang Gegas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Tampak samping Masjid Ukhuwwah Semangat menyambut masa depan cerah Kawan! Teras Depan Masjid Ukhuwwah Sore ini seperti biasa, suara Adzan Magrib berkumandang dari Masjid Raya Ukhuwwah tepat setelah jadwal Ibadah Umat Hindu (Tri Sandya). Masjid Raya Ukhuwwah ini berlokasi di Jalan Kalimantan No. 19, Denpasar, Bali. Lokasi masjid yang sangat strategis, terletak di tengah-tengah Pasar Badung: salah satu jantung perekonomian masyarakat Denpasar. Seperti yang kita ketahui, Bali, Pulau Dewata ini sungguh kental dengan adat dan budaya. Mayoritas penduduk yang beragama Hindu ini membuat suasana yang saya rasakan begitu sakral dan magis disetiap sudut pulau ini. Begitu banyak Pura dan Patung Dewa semakin menambah kekhasan dari pulau ini. Tapi, yang membuat saya semakin kagum dari semuanya adalah masjid ini: Masjid Raya Ukhuwwah. Di tengah-tengah masyarakat yang mayoritas Hindu, tapi masih banyak juga umat Islam yang begitu taat dan senantiasa meramaikan masjid keti...
Hallo wanKawan Penggila Smartphone! Atau smartphone mania. Selamat berbahagia bagi para manusia modern yang tak bisa hidup tanpa smartphone/Handphone (HP)/Gadget. Pembahasan kali ini akan lebih mengerucut hanya mengenai HP saja. Para manusia modern sekarang ini hampir mayoritas tak bisa jauh dari yang namanya HP. Bahkan bisa dikatakan HP adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Kemana-mana pasti membawa HP; saat mau pergi yang dicek pertama kali adalah HP; sesaat sebelum tidur dan bangun tidur yang dicek HP; saat pergi ke toilet yang dipegang HP; saat menunggu yang dipegang HP. Bisa dikatakan HP adalah belahan jiwa bagi manusia modern era sekarang. Mayoritas manusia zaman sekarang sudah menggunakan HP dari umur yang tak seberapa hingga umur yang seberapa J .
Orang kaya sih bebas mau ngapain aja; bebas mau ngomong apa; bebas mau gunain apa aja; bebas mau kemana aja! Pemimpin pun bebas mau ngapain aja; bebas mau suruh apa aja; bebas mau kasih perintah ke siapa aja; bebas mau buat peraturan apa aja! Ya mereka adalah penguasa! Sama halnya dengan sekelumit kisah di bawah ini. Namun, kisah ini akan mengajarkan kita banyak hal. Mengajarkan kita bagaimana bertindak. Mengajarkan kita bagaimana menjalani hidup di dunia ini dengan benar. Simak kisah ini dan petik hikmahnya!
Comments
Post a Comment