Lima Fakta yang Wajib Kamu ketahui Mengenai Kupu-kupu Gajah (Attacus atlas)

 Halo wanKawan, Semangat Musim Hujan ya!

Pada postingan sebelumnya yang berjudul 13 Hal yang Wajib Kamu Foto di Butterfly Park Bali, sudah dibaca belum? Baca dulu yok! Postingan tersebut sedikit mengupas foto-foto selama berada di Butterfly Park, Bali, penasaran? Makanya baca dulu deh #hehe. Nah, kali ini aku akan membahas mengenai lima fakta yang wajib kamu ketahui mengenai Kupu-kupu Gajah. Penasaran? Yok, lanjut….

1. Kupu-kupu terbesar di dunia.
Kupu-kupu Gajah ini sering dianggap sebagai kupu-kupu terbesar di dunia, karena luas permukaan sayap-sayapnya mencapai 400cm2. Dan rentang sayapnya pun cukup lebar lebih dari 25 cm.


2. Benang Sutera (Sutera Liar/Sutera Alam) memiliki banyak keunggulan.
Ulat Keket (bagian dari metamorfosa Kupu-kupu Gajah setelah menetes dari telur) menghasilkan benang sutera yang kualitasnya lebih baik dari jenis benang Sutera lainnya. Ulat kKeket ini menghasilkan benang sutera yang dijalinnya menjadi kokon untuk melindungi dirinya ketika menjadi kempompong nanti. Keunggulan dari Benang Suter Alam ini yaitu: lebih sejuk saat dipakai, tahan kusut, anti alergi, lebih halus, dan memiliki variasi warna eksklusif.

3. Banyak nama.
Banyak nama yang diberikan bagi kupu-kupu yang berukuran besar ini. Orang Jawa menyebutnya sebagai Kupu-kupu Gajah; Orang Bali menyebutnya sebagai Kupu-kupu Barong; Orang Sunda menyebutnya sebagai Rama-rama. Lalu mau wanKawan berikan nama apalagi untuk kupu-kupu ini #hehehe.

4Umur yang pendek.
Setelah menjadi kupu-kupu umurnya hanya 7-14 hari. Hal tersebut disebabkan karena kupu-kupu ini tidak bisa makan (mulutnya tidak sempurna). Sehingga sang kupu-kupu akan mati setelah kawin bagi sang jantan, dan sang betina akan mati setelah menetaskan telur –mungkin si kupu-kupu jantan kehabisan energi kali ya setelah kawin, terus si kupu-kupu betina energinya habis karena ngeden ngeluarin itu telur #hanyapendapat J . Bahkan si kupu-kupu jantan pun terkadang hanya hidup selama lima hari. Luar biasa singkat hidup mereka, bersyukurlah kalian yang punya hidup lebih lama. J

5Bukan dari keluarga Kupu-kupu tapi Ngengat (Moth).
Tahukah wanKawan? Ternyata… hewan ini bukan termasuk keluarga kupu-kupu loh, tapi hewan ini termasuk jenis ngengat. Itulah mengapa hewan bersayap tipis ini terkadang dijuluki Ngengat Atlas (karena ukurannya dan bentuk corak sayapnya kebanyakan berbentuk atlas). Bagi wanKawan yang bingung apa perbedaan antara ngengat dan kupu-kupu berikut penjelasannya:
 *Antena ngengat biasanya berserabut/berbulu sedikit lebih besar, sedangkan kupu-kupu biasanya berantena tipis berserabut ramping. Sayap pada ngengat biasanya bercorak polos hitam, putih, coklat, abu-abu, sedangkan kupu-kupu warnanya lebih beragam. Aktivitas ngengat paling banyak di malam hari, sedangkan kupu-kupu lebih aktif pada siang hari. Perilaku ngengat saat bertengger/hinggap akan melebarkan/merentangkan sayapnya, sedangkan kupu-kupu lebih cenderung melipatkan sayapnya.

Bagaimana wanKawan, apakah masih akan menyebutkan jenis hewan ini seekor kupu-kupu? Atau mau membuat nama baru lagi? Bagi yang sudah mengetahui fakta ini yok move on, kasih tahu kawan-kawan yang lainnya bahwa hewan ini termasuk dalam keluarga ngengat. Salam Smart!

Popular

13 Jenis Headline yang Mematikan dalam Copywriting

Melepas Lelah Dan Menikmati Megahnya Masjid Agung Darussalam Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan

6 Karakter Marah yang Sering Ditemui

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan