OK! Baiklah!



Ketika hati tak lagi merasa,
Mulut tak lagi berkata,
Dan otak tak lagi bisa menerka,
Disaat itulah aku mencoba untuk diam seribu bahasa.

Banyak yang kurencanakan, tapi entah mengapa semua seakan tertahan. Mencoba melakukan sebisaku, tetap terus mencoba, walau terkadang tak elak aku juga lelah untuk mencoba dan beristrahat sejenak. Kadang hancur sebagian dari badan dan juga pikiran. Tapi ah sudahlah itu hanyalah keluh kesah sementara. Buang itu semua, aku yakin, aku bisa. Bisa meraih semua yang kuimpikan. Tuhan masih tetap ada disetiap langkahku, setia menemani hingga akhir hayatku.

Comments

Popular

Review Hikayat Putri yang Hilang "Silampari"

TRAVELING ANTI MAINSTREAM

Puisi Resah Sang Pencari Kerja

Potret Wisata Air Terjun Watervang, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, 2017: Terlihat Sangat Alami

48 Aplikasi Motif Batik yang Berada Disekitar Kita