Salah satu cerita rakyat yang beredar di Kota Lubuklinggau adalah cerita silampari. Kali ini aku melahab habis sebuah buku hanya dalam waktu beberapa hari saja karena ceritanya yang begitu menarik. Ketika aku membaca buku ini seakan-akan aku sedang membayangkan cerita Thor dari negeri seberang yang menceritakan tentang dewa. Sama halnya dengan buku ini: Silampari Hikayat Putri yang Hilang.
Traveling, jalan-jalan, ataupun liburan merupakan hal yang sangat menyenangkan. Tujuan dari hal tersebut biasanya untuk bersenang-senag dan refreshing. Tapi apa jadinya jika liburanmu malah jadi zonk karena kamu melakukan hal-hal yang harusnya kamu hindari. Salah contohnya berkaitan dengan keuanganmu. Sekali kamu melakukan kesalahan malah akan menyusahkanmu dan membuat berantakan hal lainnya. Oleh karena itu, rencanakanlah liburanmu; surveilah sebelum berangkat. Nah, berikut 10 hal yang jangan kamu lakukan saat liburan: 1. Jangan makan di daerah tempat wisata Referensi pihak ketiga
Sukses adalah proses Memang benar adanya dan itu adalah kodratnya Tapi resah bagi banyak pengangguran yang merata Katanya nepotisme masih merajalela Anak dari ibu bapak yang duduk dipemerintah tak susah payah mencari kerja Lulus sekolah dengan nilai pas-pasan, kerja juga pas adanya Karena memang ada dekeng besar di belakangnya Kalau memang nilai besar, takut ada manipulasi di dalamnya
Dua bulan lalu, tepatnya akhir bulan November 2016, aku jadi guide dadakan. Yah, bermodal bacot (ngomong) doang, lumayanlah dapat liburan gratis. Nyambi ngisi waktu luang #hehe. Nah ceritanya, temanku dari Jakarta ini sedang tugas kerja ke Bengkulu, dan kebetulan berminat mampir ke Lubuklinggau karena hasil promosi wisata yang seadanya saja dariku. Yah, sepertinya si doi kemakan omongan soal asiknya tinggal di Lubuklinggau. Padahalkan ya, di Jakarta lebih gimana gitu. Mungkin doi sedang bosan kali dengan suasana Jakarta…
Semangat Sore Kawan! Kapan pun waktunya, harus tetap semangat ya! Sampul depan buku Ada buku bagus ni… Buku terbaru karya Bang Benny Arnas yang berjudul: Lidah Mertua. Buku ini merupakan kumpulan puisi karya beliau dan sebagian besar sudah pernah dimuat Koran Tempo, Riau Pos, dan Lampung Pos. Buku Lidah Mertua ini diterbitkan pada Bulan November 2016 dengan penerbit Basabasi (Yogyakarta) dengan tebal buku 62 halaman + cover.
Comments
Post a Comment